Web Analytics Made Easy - Statcounter

Peran orang tua untuk membantu mencegah kecenderungan bunuh diri pada anak

Orang tua memainkan peran besar dalam membesarkan anak-anak untuk menunjukkan cinta dan perhatian. Mereka juga harus waspada dalam proses membesarkan anak-anak mereka. Ketika anak-anak bertambah besar, menjadi sulit bagi mereka untuk mengetahui apa yang mereka pikirkan dan rasakan.

Orang tua mencari dukungan dan perawatan yang tepat dan tidak menghakimi jika anak-anak mereka menunjukkan tanda-tanda gangguan kesehatan mental.

Seorang anak mungkin merasa ingin bunuh diri dalam situasi berikut:

1- Gangguan mental seperti depresi atau gangguan bipolar.
2- Ancaman, intimidasi atau kekerasan dari teman.
3- Riwayat keluarga bunuh diri.
4- Riwayat kekerasan fisik atau psikologis.
5. Berjuang dengan identitas gender atau aktivitas seksual mereka dalam keluarga atau komunitas yang tidak mendukung.
6- Perasaan mudah tersinggung, tertekan dan gagal.
7- Merasa putus asa karena depresi.
8- Pelecehan internet.

Biasanya, anak-anak menunjukkan gejala bunuh diri setelah episode stres dalam hidup, seperti masalah di sekolah, perpisahan dari pacar, kematian orang yang dicintai atau konflik keluarga besar lainnya. Mereka mungkin berbicara tentang bunuh diri atau kematian secara umum. Mereka kehilangan minat pada kegiatan favorit mereka, mengubah pola makan atau tidur mereka, kehilangan minat di sekolah atau olahraga, atau terlibat dalam perilaku pengambilan risiko. Mereka mungkin juga mulai membagikan barang berharga mereka kepada orang lain dan berhenti berinteraksi dengan orang-orang di sekitar mereka.

Beberapa orang tua merasa bahwa anak-anak yang mengancam akan membunuh melakukannya untuk mendapatkan perhatian. Penting untuk disadari bahwa jika anak-anak diabaikan pada tahap ini, hal itu dapat meningkatkan kemungkinan melukai diri mereka sendiri lebih banyak lagi. Sebagai orang tua, tindakan yang tepat harus diambil untuk membantu anak bermasalah.

Baca Juga  Larangan Tato Permanen, ini Alasan Lengkap Secara Medis

1. Perhatikan baik-baik tanda-tanda depresi atau penarikan diri. Dengarkan mereka dengan serius jika mereka mempercayai Anda.

2. Buat mereka merasa nyaman saat berbagi masalah dengan Anda. Misalnya, perselisihan dengan teman mungkin tidak tampak seperti masalah besar bagi Anda sebagai orang tua, tetapi itu bisa menjadi penyebab kecemasan besar bagi anak Anda.

3. Orang tua harus menanggapi dengan empati dan pengertian ketika seorang anak berbicara tentang bunuh diri.

4. Dapatkan bantuan profesional yang tepat jika Anda segera mencium kegentingan.

5. Singkirkan semua alat dan bahan yang mematikan dari rumah.

6. Obat-obatan, terapi bicara, yoga, dan meditasi dapat membawa harapan bagi kehidupan anak yang bermasalah.

7. Dorong anak-anak ini untuk berpartisipasi dalam pertemuan sosial dan berinteraksi dengan keluarga dan teman.