Menerapkan Sistem Ekonomi Campuran dan Keuntungannya

Sistem ekonomi campuran telah diterapkan oleh beberapa negara. Namun, tidak semua dapat menerapkan sistem ini, karena disesuaikan dengan kebutuhan serta kebijakan dari masing-masing pemerintah atau badan yang menanganinya.

Pada penerapannya, sistem ini menggabungkan sistem ekonomi liberal dengan terpusat. Artinya, pemerintah bersama dengan badan usaha swasta bekerja sama untuk mengoptimalkan kegiatan tersebut demi kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Selain itu, sistem gabungan ini juga memberikan kebebasan terkait dengan penggunaan modal, namun tetapi dalam kontrol pemerintah. Segala hal yang berkaitan dengan peraturan, dibuat atau diatur oleh pemerintah.

Daftar Isi

Awal Mula Munculnya Sistem Ekonomi Campuran

Bermulai di tahun 1900-an, banyak orang yang ahli dalam bidang ekonomi bersama dengan pemerintah di negara maju bagian barat berpendapat mengenai kebebasan pasar. Kebebasan pasar dilakukan demi mensejahterakan kehidupan masyarakat.

Kejadian awal diterapkannya cara kerja ekonomi ini, pada hukum jagung di Inggris yang berkaitan dengan ekspor impor biji-bijian. Tujuan dibuatnya UU adalah agar petani di Inggris dapat menghadapi pesaing asing.

Seiring berjalannya waktu, cara kerja dalam bidang ini akhirnya terus dikembangkan, kemudian diterapkan beberapa negara dengan sistem ekonomi tradisional. Rusia dan China juga mengadopsi sistem ini meski cenderung ke kapitalis.

Sistem campuran memilik tujuan, diantaranya adanya pengendalian dari pemerintah terhadap pergerakan bisnis di lingkungan masyarakat. Sehingga dapat mengatasi kestabilan ekonomi yang lebih baik dan berkembangnya UKM.

Selain itu, adanya kesejahteraan dari pendapatan masyarakat secara merata, memudahkan pemerintah untuk melakukan pengawasan demi meminimalisir terjadinya monopoli, serta adanya kebebasan perseorangan untuk berkreasi dalam dunia bisnis.

Meski segala pengawasan, peraturan, serta kebijakan adalah milik pemerintah, namun dalam pengelolaannya, swasta berperan penting. Seperti memaksimalkan sumber produksi juga tenaga kerja untuk mengembangkan ekonomi negara.

Keuntungan Sistem Ekonomi Campuran Bagi Negara

Setiap cara kerja dijalankan, tentu untuk mendapatkan keuntungan besar serta meminimalisir kekurangan. Beberapa keuntungan yang bisa didapatkan dari cara kerja campuran, adalah sebagi berikut:

1.      Adanya jaminan untuk kegiatan ekonomi yang lebih stabil.

2.      Pemerintah memiliki perhatian lebih untuk keperluan masyarakat.

3.      Adanya kestabilan harga dari barang dan jasa.

4.      Minimnya terjadi kasus monopoli bisnis yang dilakukan baik oleh pemerintah ataupun dari pihak swasta.

5.      Pengawasan terhadap kinerja pihak swasta dilakukan langsung oleh pemerintah berdasarkan pada kebijakan atau peraturan yang ada.

6.      Pemerataan keuntungan maksimal dari kedua belah pihak, baik untuk pihak swasta maupun negara.

7.      Meningkatkan inisiatif dari usaha perseorangan.

8.      Menjadikan persaingan sebagai dorongan untuk terus maju dan berinovasi menciptakan kehidupan berbisnis yang lebih baik.

9.      Memudahkan proses pembagian jenis dan jumlah barang produksi yang telah ditetapkan menurut target pasar.

10.  Adanya pemerataan ekonomi bagi pelaku dari skala kecil hingga besar.

11.  Mampu menciptakan kegiatan bisnis yang efektif dan efisien.

12.  Modal diberikan kepada produsen dengan kualitas kinerja dan produksi barang terbaik, sehingga penggunaannya lebih optimal.

13.  Dorongan untuk memenuhi kebutuhan konsumen semakin tinggi, sehingga dapat meningkatkan daya jual produk dan jasa.

Pada penerapan sistem ini, kedua belah pihak harus menjalankan perannya secara seimbang, baik dari segi pemerintah ataupun swasta. Kegiatannya harus dijalankan berdasarkan prosedur dan terikat oleh hukum.

Baca Juga  Cara Registrasi atau Buat Akun di DANA

Suksesnya kegiatan ini berdasarkan pada dukungan dari negara untuk mendorong perekonomian Indonesia, serta ketepatan segmentasi sesuai produksi barang dan jasa. Tanpa adanya peran pemerintah, sistem ini tidak akan berjalan baik.

Beberapa negara mulai menerapkan sistem kerja ini karena dirasa lebih efektif dan efisien, serta berdampak besar dalam upaya meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat. Pemerintah maupun swasta berkolaborasi untuk sistem ekonomi campuran.