Web Analytics Made Easy - Statcounter

Tanda anak Anda menderita ADHD, menurut psikolog anak

Attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) adalah gangguan neurologis yang mempengaruhi kemampuan seseorang untuk memperhatikan. Anak-anak dengan ADHD biasanya mengalami kesulitan di sekolah dan mungkin juga kesulitan untuk mengelola emosi mereka, seperti suasana hati. Jika tidak dikelola dengan baik, akan sulit bagi anak untuk berintegrasi ke dalam lingkaran sosialnya.

Sebagai orang tua, yang terbaik adalah mengetahui tanda-tanda ADHD dan memantau kemampuan anak Anda untuk memahami pelajaran di sekolah serta keterampilan sosial anak Anda, untuk memastikan bahwa tidak ada masalah seperti itu.

Irina Gorelik, seorang psikolog anak dari Williamsburg Therapy Group, mengakui bahwa tanda-tanda ADHD dapat bercampur dengan gangguan lain. Itulah sebabnya dia telah mengumpulkan beberapa tanda umum yang seharusnya menandakan Anda untuk berkonsultasi dengan seorang profesional.

Gorelik berbagi dengan CNBC bahwa salah satu alasan mengapa orang tua sangat sulit untuk mengidentifikasi ADHD adalah karena ia dapat muncul dengan cara yang berbeda. Tiga metode utama meliputi:

Hiperaktif – impulsif: anak merasa gelisah dan kesulitan mengendalikan impuls

Lalai: anak mudah terganggu

Campuran: Kedua jenis di atas sama-sama ada pada anak

Untuk memulai, berikut adalah beberapa tanda yang dapat Anda perhatikan yang bisa menjadi indikasi bahwa anak Anda membutuhkan perawatan.

Guru sekolah sering kali menjadi orang pertama yang memperhatikan gejala ADHD pada anak. Guru mungkin memperhatikan beberapa perilaku anak, yang dapat membantu mereka mencurigai ADHD. Misalnya, seorang anak mungkin mengalami kesulitan memulai atau menyelesaikan tugas, terutama yang melibatkan banyak langkah. Mereka mungkin mengalami kesulitan mengikuti instruksi atau arahan. Ketidakmampuan untuk menyelesaikan satu tugas, seperti lembar kerja, tanpa henti, juga merupakan tanda ADHD.

Baca Juga  Manfaat Asam Klorogenat Pada Kopi Untuk Kesehatan

Anak-anak dengan ADHD sering berantakan tentang barang-barang mereka, tidak teratur dan luar biasa pelupa. Misalnya, mereka dapat terus-menerus salah menaruh barang-barang mereka atau mengalami kesulitan menyortir barang-barang ke dalam folder. Sering dikatakan bahwa satu-satunya hal yang konstan tentang anak-anak dengan ADHD adalah inkoordinasi mereka. Seiring bertambahnya usia anak, ia mungkin juga mengalami kesulitan mempertahankan rutinitas yang konsisten.

Selain perilaku atau keterampilan mental, ADHD juga memiliki manifestasi fisik pada tubuh anak. Mereka mungkin tidak bisa duduk diam, dan biasanya ditemukan mematuk atau membungkuk di kursi Anda. Ketika disuruh duduk, mereka mungkin tidak bisa duduk selama 20 menit. Mereka mungkin berbicara berlebihan dan merasa sulit untuk mempertahankan percakapan, seperti terus-menerus menyela orang lain. Selain tidak bisa duduk diam, mereka juga bisa berlari saat tidak tepat. Karena tanda-tanda ini, orang mungkin memperlakukannya dengan aneh dan anak mungkin kesulitan untuk berteman.

Gorelik mengatakan bahwa gejala harus ada setidaknya selama enam bulan dan mengganggu fungsi anak Anda untuk mencari pengobatan. Jika didiagnosis dengan ADHD, Anda dapat memutuskan untuk menempatkan anak dalam terapi dan berkonsultasi secara teratur dengan terapis. Pengaturan khusus juga dapat diminta di sekolah, seperti memberi anak waktu ekstra untuk ujian, pengaturan ruang kelas yang berbeda, dan rencana perilaku.